RADARBANGSA.COM - Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat, memastikan seluruh dana desa untuk 90 nagari di daerah tersebut telah tersalurkan 100 persen dengan total mencapai Rp31,97 miliar.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Nagari Pasaman Barat Syaikhul Putra mengatakan seluruh proses pencairan dana desa telah rampung setelah sebelumnya terdapat empat nagari yang menyusul dalam pencairan.
"Alhamdulillah penyaluran dana desa telah mencapai 100 persen," kata Syaikhul Putra di Simpang Empat, Sumatera Barat, Kamis (10/9/2026).
Ia menjelaskan, penyaluran dana desa dilakukan dalam dua tahap. Pada tahap pertama, dana yang disalurkan mencapai Rp13.598.143.200, sedangkan tahap kedua sebesar Rp18.375.085.800.
"Sebelumnya ada empat nagari yang menyusul dalam pencairan. Saat ini telah selesai dan semua dana desa telah tersalurkan," kata dia.
Menurut Syaikhul, dana desa tersebut diarahkan untuk mendukung sejumlah program prioritas, mulai dari penanganan kemiskinan ekstrem, penurunan stunting, ketahanan pangan, swasembada energi hingga pembangunan infrastruktur berbasis padat karya.
Dana tersebut juga dimanfaatkan untuk penanganan kemiskinan ekstrem melalui bantuan langsung tunai (BLT) serta berbagai program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat nagari.
Selain itu, terdapat pula anggaran yang dipersiapkan untuk mendukung keberadaan Koperasi Desa Merah Putih nantinya.
Syaikhul menekankan agar seluruh nagari menggunakan dana desa sesuai dengan ketentuan yang berlaku, termasuk mengacu pada Peraturan Menteri Desa PDT Nomor 15 Tahun 2025.
"Kami akan terus memberikan pembinaan kepada nagari melalui bimbingan teknis mengenai manajemen, keuangan, dan sumber daya manusia," ujar dia.
Untuk mencegah terjadinya penyalahgunaan anggaran, Dinas Pemberdayaan Masyarakat Nagari Pasaman Barat juga menggandeng aparat penegak hukum.
Kerja sama tersebut dilakukan dengan memberikan pemahaman kepada aparatur nagari mengenai aturan dan aspek hukum dalam penggunaan dana desa.
"Pembinaan terus kita lakukan agar tidak ada penyalahgunaan dana desa itu nantinya," katanya.
Dengan seluruh dana desa telah tersalurkan, pemerintah daerah berharap setiap nagari dapat mengelola anggaran secara tepat sasaran sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.