Kafilah Sumsel Bidik Empat Besar MTQ Nasional XXXI di Semarang

Jum'at, 11 September 2026 20:30 WIB
Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur`an (MTQ) Sumatera Selatan (Sumsel) 2026. (Foto: Kemenag Sumsel)
Kafilah Musabaqah Tilawatil Qur`an (MTQ) Sumatera Selatan (Sumsel) 2026. (Foto: Kemenag Sumsel)

RADARBANGSA.COM - Kafilah Sumatera Selatan (Sumsel) membidik posisi empat besar pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur`an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 yang berlangsung di Semarang, Jawa Tengah, 11–20 September 2026.

Target tersebut bukan tanpa alasan. Sumsel memiliki rekam jejak cukup konsisten di papan atas dalam sejumlah ajang keagamaan tingkat nasional. Kali ini, provinsi tersebut mengirimkan 95 anggota kafilah untuk berlaga di berbagai cabang perlombaan.

Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Sumatera Selatan Sunarto mengatakan, dari total 95 anggota kafilah tersebut, sebanyak 56 orang merupakan peserta, 12 pelatih, serta 27 ofisial dan pendamping.

"Rinciannya terdiri dari 56 peserta, 12 pelatih, serta 27 ofisial dan pendamping yang telah melalui serangkaian pemusatan latihan (training center) secara intensif," kata dia di Palembang, Jumat (11/9/2026).

Sunarto menjelaskan, target utama Sumsel pada MTQ Nasional ke-31 adalah mempertahankan posisi lima besar nasional sekaligus menembus peringkat empat besar.

Optimisme tersebut didukung catatan prestasi Sumsel dalam beberapa kompetisi sebelumnya. Pada Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) Nasional di Jambi pada 2023, Sumsel berhasil masuk tiga besar.

Setahun berikutnya, Sumsel kembali mencatat prestasi dengan menempati posisi lima besar pada MTQ Nasional di Kalimantan Timur. Sementara pada STQH Nasional di Kendari 2025, Sumsel kembali mempertahankan posisi tiga besar.

"Berkat dukungan penuh Gubernur dan latihan intensif, kami optimistis minimal bertahan di lima besar dan siap berjuang menembus empat besar nasional," ujar Sunarto.

Dukungan juga datang dari Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru. Ia memberikan apresiasi sekaligus motivasi kepada para qari, qariah, hafiz, dan hafizah yang akan bertanding membawa nama Sumsel.

Herman Deru menekankan pentingnya membangun mental juara dan kepercayaan diri. Menurut dia, prestasi yang pernah diraih jangan sampai justru menjadi beban bagi peserta dalam menghadapi kompetisi.

"Keberanian dan kekompakan tim memegang porsi lebih dari 50 persen dalam menentukan kemenangan," tutur Herman Deru.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan Syafitri Irwan mengingatkan seluruh peserta agar menjaga kondisi fisik sekaligus meluruskan niat selama mengikuti kompetisi.

"Mari luruskan niat, jaga kesehatan, dan tampilkan kemampuan terbaik dengan ikhlas. Doa seluruh masyarakat Sumatera Selatan menyertai langkah kafilah," kata Syafitri.

Kafilah Sumsel dijadwalkan bertolak menuju Jawa Tengah pada Rabu (10/9). Mereka akan mengikuti rangkaian kegiatan mulai dari Malam Taaruf, pembukaan di Simpang Lima Semarang pada Sabtu (12/9), babak penyisihan, final, hingga penutupan pada Sabtu (19/9).

Dengan persiapan intensif dan dukungan pemerintah daerah, kafilah Sumsel kini membawa satu misi utama: mempertahankan posisi lima besar sekaligus mengukir prestasi lebih tinggi dengan menembus empat besar nasional.



Reporter : Abdul Rahman Wahid
Redaktur : Rahmad Novandri