Pemkab Madiun Dorong Mie Gacoan Caruban Gandeng UMKM Lokal

Minggu, 13 September 2026 22:01 WIB
Mie Gacoan Hadir di Caruban, Dongkrak Ekonomi dan Lapangan Kerja. (Foto: RRI)
Mie Gacoan Hadir di Caruban, Dongkrak Ekonomi dan Lapangan Kerja. (Foto: RRI)

RADARBANGSA.COM - Bupati Madiun Hari Wuryanto menghadiri peresmian gerai kuliner Mie Gacoan di Jalan Panglima Sudirman, tepatnya di selatan Masjid Jami` Al Arifiyah, Kota Caruban, Sabtu (12/9/2026).

Gerai tersebut merupakan outlet kedua Mie Gacoan di wilayah Kabupaten Madiun. Peresmian turut dihadiri jajaran Forkopimda serta sejumlah pejabat Pemkab Madiun, di antaranya Kepala DPMPTSP, Kasatpol PP, Camat Mejayan, Kapolsek Mejayan, dan Danramil Mejayan.

Bupati Madiun Hari Wuryanto menyambut positif investasi tersebut. Menurutnya, kehadiran gerai Mie Gacoan di Caruban dapat memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus memperkuat daya tarik kuliner dan membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Madiun, kami menyampaikan selamat dan terima kasih atas kepercayaan manajemen Mie Gacoan membuka cabangnya di Caruban. Kehadiran gerai ini kita harapkan membawa manfaat, keberkahan, serta memacu pertumbuhan ekonomi Caruban agar semakin maju sejajar dengan wilayah lainnya,” ujarnya.

Hari Wuryanto mengatakan, keberadaan gerai tersebut juga memberikan kemudahan bagi masyarakat di sekitar Caruban untuk menikmati produk Mie Gacoan tanpa harus bepergian ke Kota Madiun. Kondisi itu dinilai dapat membantu masyarakat menghemat waktu sekaligus biaya transportasi.

Pemkab Madiun, lanjutnya, juga mendorong manajemen Mie Gacoan membangun kemitraan berkelanjutan dengan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta petani lokal. Salah satunya melalui pemanfaatan bahan baku yang dapat dipasok dari wilayah Kabupaten Madiun.

“Harapan kami ada kolaborasi nyata. Bahan baku yang bisa dipasok dari petani atau UMKM lokal Madiun agar dimaksimalkan. Jangan sampai hubungan kerja sama ini hanya hangat-hangat tahi ayam, tetapi harus berlanjut demi kesejahteraan bersama,” katanya.

Sementara itu, Regional Manager Jawa Timur Mie Gacoan Yudistira Hasami Nugroho menjelaskan, pemilihan Caruban sebagai lokasi gerai didasarkan pada potensi pasar yang dinilai terus berkembang.

Selain itu, Caruban dianggap memiliki posisi strategis sebagai pusat aktivitas masyarakat. Keberadaan fasilitas pendidikan, kawasan industri, serta kampus seperti Universitas Sebelas Maret (UNS) menjadi salah satu pertimbangan dalam pembukaan gerai tersebut.

Yudistira mengatakan, operasional gerai Mie Gacoan Caruban juga turut memberikan kesempatan kerja bagi masyarakat setempat. Sebanyak 70 tenaga kerja yang direkrut untuk gerai tersebut diprioritaskan berasal dari warga lokal yang sebelumnya belum bekerja.

Tak hanya tenaga kerja, pihaknya juga mulai menyerap sejumlah bahan baku dari pemasok lokal Madiun. Beberapa komoditas seperti cabai dan buah-buahan telah dipasok langsung dari wilayah setempat.

Dengan demikian, kehadiran gerai Mie Gacoan di Caruban diharapkan tidak hanya menjadi pilihan baru bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan kuliner, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap perputaran ekonomi lokal melalui penyerapan tenaga kerja dan bahan baku dari daerah.



Reporter : Nabiel Ba Ramadani
Redaktur : Rahmad Novandri