RADARBANGSA.COM - Di tengah derasnya arus modernisasi dan perkembangan teknologi, pembentukan karakter generasi muda tidak cukup hanya mengandalkan pendidikan formal. Peran guru ngaji dinilai menjadi salah satu benteng penting dalam menanamkan nilai spiritual dan akhlak kepada anak-anak.
Hal tersebut ditegaskan Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Hari Lahir (Harlah) ke-2 Ikatan Guru Ngaji Maghrib Indonesia (IGNMI), serta diskusi publik di Ponpes Albadar 2, Kecamatan Jayanti, Senin (28/9/2026).
“Guru ngaji adalah garda terdepan yang menanamkan kesadaran spiritual, kejujuran, kedisiplinan, karakter, akhlak serta rasa hormat kepada orang tua dan sesama,” ujar Bupati Maesyal.
Ia menegaskan, keberhasilan pembangunan daerah tidak semata-mata dilihat dari kemajuan infrastruktur. Kualitas sumber daya manusia yang memiliki akhlakul karimah juga menjadi bagian penting dalam menentukan masa depan Kabupaten Tangerang.
Karena itu, lanjut Maesyal, Pemkab Tangerang berkomitmen terus memberikan perhatian dan dukungan terhadap pendidikan keagamaan, termasuk peningkatan kesejahteraan para guru ngaji. Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat peran lembaga pendidikan keagamaan dalam membentuk generasi yang berkarakter.
"Pemkab Tangerang terus berkomitmen untuk memberikan dukungan dan perhatian terhadap pendidikan keagamaan dan kesejahteraan para guru ngaji," tandasnya.