RADARBANGSA.COM - Akses internet di Indonesia kini semakin luas. Cakupan konektivitas digital telah menembus lebih dari 90 persen, namun pemerintah menilai pekerjaan belum selesai.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Angga Raka Prabowo mengatakan, tantangan berikutnya adalah memastikan layanan digital yang sudah menjangkau sebagian besar wilayah tersebut memiliki kualitas yang semakin baik dan mampu dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
“Capaiannya sekarang sudah hampir lebih dari 90 persen konektivitas itu sudah ter-cover, tapi kan tadi yang saya sampaikan, kita tidak hanya bicara tentang konektivitas itu sendiri, kita bicara bagaimana kualitasnya lebih baik,” ujar Wamen Angga Raka Prabowo dalam rilisnya, Senin, 28 September 2026.
Salah satu langkah yang dilakukan pemerintah adalah pemanfaatan frekuensi 700 MHz untuk memperluas cakupan layanan 4G sekaligus menutup wilayah yang masih mengalami blank spot. Frekuensi tersebut dinilai penting bagi operator seluler dalam memperkuat jangkauan layanan.
“Baru-baru ini kita baru merilis frekuensi 700 MHz dan 2.600 MHz, 700 MHz bagi teman-teman di operator seluler dan di lingkungan komunikasi sangat penting untuk coverage area, bagaimana 700 MHz digunakan untuk teknologi 4G untuk menutup semua daerah-daerah blank spot kita,” ungkapnya.
Menurutnya, peningkatan kualitas konektivitas membutuhkan sinergi antara pemerintah dan industri. Kolaborasi tersebut menjadi penting karena perkembangan teknologi berlangsung semakin cepat dan menuntut infrastruktur serta ekosistem telekomunikasi terus beradaptasi.
“Dibutuhkan sinergi antara pemerintah dan industri, hari ini kan kemajuan teknologi juga begitu cepat, nah inilah semangat itu yang sedang kita tumbuhkan,” ungkapnya.