Bupati Sidoarjo Dorong Kolaborasi Ormas Perkuat Pembangunan dan Pelayanan Masyarakat

Selasa, 29 September 2026 11:31 WIB
Bupati Subandi Ajak Ormas Bersinergi Dukung Pembangunan Sidoarjo. (Foto: kominfo jatim)
Bupati Subandi Ajak Ormas Bersinergi Dukung Pembangunan Sidoarjo. (Foto: kominfo jatim)

RADARBANGSA.COM - Bupati Sidoarjo Subandi mendorong penguatan sinergi antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo dengan organisasi kemasyarakatan dalam mendukung pembangunan daerah dan peningkatan pelayanan publik.

Menurutnya, keterlibatan berbagai elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam memperkuat program pemerintah agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh warga.

Hal tersebut disampaikan Subandi saat menghadiri Pengajian Ahad Pahing di Pendopo Delta Wibawa, Sidoarjo, Minggu (27/9/2026). Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, tokoh agama, serta organisasi kemasyarakatan yang terus berperan dalam kegiatan sosial dan keagamaan.

Subandi juga mengapresiasi kehadiran Fatayat NU yang turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Ia menyebut antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan keagamaan menjadi bentuk kepedulian terhadap penguatan nilai sosial dan spiritual.

“Terima kasih sanget atas rawuh Panjenengan. Masih bisa menyempatkan dan diniati mengikuti kegiatan seperti ini di hari Ahad, hari Minggu,” ujar Subandi.

Ia menjelaskan, Pemkab Sidoarjo membuka ruang bagi organisasi kemasyarakatan untuk memanfaatkan Pendopo Delta Wibawa sebagai tempat pelaksanaan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Pendopo Delta Wibawa ini adalah milik kita bersama, milik masyarakat Sidoarjo. Setiap bulan pasti kita berikan kesempatan untuk kegiatan-kegiatan pengajian di Pendopo Kabupaten Sidoarjo ini,” katanya.

Pengajian Ahad Pahing kali ini mengusung tema “Menguatkan Keluarga, Menebar Manfaat, Membangun Peradaban”dengan menghadirkan Ning Uswatun Hasanah sebagai pemateri. Kegiatan tersebut diikuti Ketua TP PKK Kabupaten Sidoarjo Sriatun Subandi, Majelis Ta’lim Fatimah Zahra, PC Fatayat NU Sidoarjo, serta ribuan masyarakat dan tokoh daerah.

Dalam tausiyahnya, Ning Uswatun mengajak kaum perempuan untuk memahami peran dan meningkatkan keberdayaan, baik dalam keluarga maupun lingkungan sosial.

Menurutnya, perempuan memiliki peran penting dalam berbagai aspek kehidupan, mulai sebagai anak, istri, ibu, hingga bagian dari masyarakat.

“Perempuan berdaya itu adalah perempuan yang bisa bermanfaat, baik di dalam maupun di luar rumah,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya membangun keluarga yang harmonis melalui sikap saling menghargai dan berbagi tanggung jawab antara suami dan istri.

“Menjadi seorang istri yang berdaya dan suami yang berdaya itu kudu bisa menuju ke pernikahan yang sakinah. Sakinah itu anteng, adhem, ayem ketika memandang pasangan,” ungkapnya.

Selain itu, Ning Nafis mendorong perempuan untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui kegiatan keagamaan dan majelis taklim. Menurutnya, proses belajar menjadi bagian penting dalam memperkuat peran perempuan di tengah keluarga dan masyarakat.

“Makanya belajar, makanya sinau, makanya nderek kegiatan-kegiatan yang dihimpun. Itu pentingnya belajar,” tuturnya.

Sementara itu, Subandi menegaskan Fatayat NU memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai program sosial yang berdampak langsung kepada masyarakat. Kolaborasi tersebut dapat dilakukan bersama perangkat daerah, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa.

“Fatayat, baik PC, PAC, maupun ranting memberikan support terutama untuk pelayanan yang berdampak langsung kepada masyarakat. Visi sahabat Fatayat juga sama, memberikan sumbangsih bersama di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

Subandi berharap kerja sama antara Pemkab Sidoarjo dan Fatayat NU terus diperkuat melalui berbagai program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan organisasi masyarakat dapat menjadi kekuatan dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik.

“Mudah-mudahan dengan kegiatan hari ini bisa terus berkolaborasi. Kita tingkatkan mulai dari OPD, kecamatan, maupun desa,” pungkas Subandi.

Ia menambahkan, semangat Fatayat NU dinilai sejalan dengan arah pembangunan pemerintah daerah, khususnya dalam menghadirkan pelayanan yang lebih responsif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sidoarjo.



Reporter : Nabiel Ba Ramadani
Redaktur : Rahmad Novandri