RADARBANGSA.COM - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengatakan bahwa sasaran program revitalisasi satuan pendidikan tahun ini mengalami penambahan sebanyak 6.000 sekolah setelah mendapat laporan.
"Sementara kami dapat laporan tahun ini ada penambahan 6.000, sementara, mungkin masih bisa tambah, sehingga angka 71.744 itu masih bisa bertambah sekolah yang menerima," kata Mendikdasmen dilansir dari antaranews, Sabtu (3/10).
Ia mengatakan, tambahan ribuan sekolah tersebut mendorong proyeksi total penerima manfaat dari rencana awal yang menyasar 71.744 sekolah secara nasional selama tahun 2026.
"Kalau untuk tahun 2026 ini kami rencanakan 71.744 satuan pendidikan, dan dari perhitungan kami, karena sistemnya swakelola, kemungkinan ada penambahan dari efisiensi penggunaan anggaran," ujarnya.
Lonjakan jumlah penerima ini membuat akumulasi sekolah yang direvitalisasi dalam dua tahun terakhir melonjak drastis melampaui angka 90 ribu bangunan.
"Sehingga kalau kita tambah dengan tahun 2025 yang sebanyak 16.167, pada tahun ini lebih dari 90.000 sekolah yang bisa kita revitalisasi," tambahnya.
Terkait besaran penerima bantuan revitalisasi, Kemendikdasmen sendiri tidak menerapkan batasan maksimal dana per sekolah karena besarannya murni mengacu pada tingkat kerusakan dan kebutuhan riil di lapangan.