RADARBANGSA.COM - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa keselamatan transportasi menjadi fokus utama guna melindungi masyarakat melalui penguatan regulasi, pengawasan operator, kampanye berkelanjutan, dan peningkatan kewaspadaan menghadapi musim penghujan.
"Dalam menjaga keselamatan transportasi, pemerintah melalui Kementerian Perhubungan terus memperkuat aturan dan standar keselamatan," kata Menhub dilansir dari antaranews, Minggu (4/10).
Ia berkomitmen keselamatan harus terus menjadi perhatian utama dalam setiap moda transportasi.
Menhub Dudy pun memaparkan sejumlah langkah untuk meningkatkan keselamatan dalam sektor transportasi. Yakni: pemeriksaan di lapangan, pengawasan terhadap operator hingga penindakan terhadap pelanggaran terus ditingkatkan.
"Dengan demikian, seluruh penyelenggara transportasi dapat bekerja dengan standar yang jelas dan terukur,” ujarnya.
Menhub mengaku, saat ini tengah disusun sebuah formulasi aturan pengelolaan transportasi, khususnya transportasi publik bagi para operator. Aturan tersebut memuat kewajiban asesmen bagi pengelola transportasi publik, baik di tingkat direksi maupun komisaris.
Untuk memperkuat keselamatan khususnya pada transportasi laut, aturan terhadap angkutan barang khususnya barang berat kini telah diperketat.
Menhub telah meminta operator kapal seperti PT Pelni, PT Pelindo, dan PT ASDP Indonesia Ferry lebih ketat lagi terhadap angkutan kendaraan barang khususnya barang berat.
Bagi angkutan penyeberangan, angkutan penumpang mulai dipisahkan dengan angkutan barang untuk menjaga keamanan dan keselamatan penyeberangan. Penerapan aturan ini juga merupakan bagian dari kampanye zero over dimension over load (ODOL) 2027.
“Kami sudah minta pemisahan ini diterapkan, seperti di Pelabuhan Ketapang. Kita harus mengedukasi beberapa pihak supaya bisa memahami bahwa pemisahan di pelabuhan penyeberangan itu demi keselamatan,” ucapnya.