Lomba Senam PGRI Bojonegoro Gaungkan Semangat Perempuan Berdaya

Minggu, 24 Mei 2026 12:01 WIB
PGRI Bojonegoro gelar final senam bertema Perempuan Berdaya. (Foto: Pemkab Bojonegoro)
PGRI Bojonegoro gelar final senam bertema Perempuan Berdaya. (Foto: Pemkab Bojonegoro)

RADARBANGSA.COM - Final Lomba Senam PGRI Kabupaten Bojonegoro berlangsung semarak di Pendopo Malowopati, Sabtu pagi (23/5/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Kartini dan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026.

Mengusung tema “Perempuan Berdaya, Guru Berkarya, Indonesia Maju”, ajang final diikuti peserta dari sejumlah cabang PGRI, di antaranya Sugihwaras, Kedewan, Balen, Temayang, Kedungadem, Sukosewu, Sekar, Tambakrejo, dan Bojonegoro.

Ketua PGRI Kabupaten Bojonegoro, Muh Kuzaini mengatakan perempuan PGRI merupakan bagian penting dalam organisasi yang memiliki peran aktif dalam berbagai kegiatan, salah satunya melalui lomba senam tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi, membangun koordinasi, serta meningkatkan solidaritas antaranggota PGRI.

“Harapannya kegiatan ini dapat menjadi sarana untuk berkoordinasi, menjalin silaturahmi, serta meningkatkan solidaritas antaranggota. Tim yang tampil di final hari ini semuanya adalah juara,” ujarnya.

Ia menambahkan, PGRI Kabupaten Bojonegoro akan terus berkomitmen menghadirkan program-program yang mendukung peningkatan kapasitas dan kualitas anggotanya.

Sementara itu, Ibunda Guru PGRI Bojonegoro, Cantika Wahono, menegaskan bahwa peran guru dan tenaga pendidik sangat penting dalam mencetak generasi emas yang unggul di masa depan.

Menurutnya, esensi utama kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan, melainkan menanamkan nilai kebersamaan, kekompakan, disiplin, dan pola hidup sehat.

“Semuanya sangat bersemangat mulai dari awal hingga babak final hari ini, yang ditunjukkan melalui kekompakan dan totalitas yang luar biasa,” ungkapnya.

Cantika juga mengapresiasi Bidang Pemberdayaan Perempuan PGRI Kabupaten Bojonegoro yang dinilai berhasil menghadirkan kegiatan positif dan inspiratif bagi para guru perempuan.

Ia menilai guru perempuan tidak hanya berperan di ruang kelas, tetapi juga mampu menjadi penggerak di tengah masyarakat.

“Selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh panitia dan peserta. Yang terpenting adalah semangat sportivitas dan kebahagiaan dalam kebersamaan,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Cantika berpesan agar para guru terus mendidik dengan hati, menjaga kesehatan, serta terus belajar dan berkembang agar mampu menjadi inspirasi melalui berbagai kegiatan positif.



Reporter : Nabiel Ba Ramadani
Redaktur : Rahmad Novandri