RADARBANGSA.COM - Industri otomotif China kini menjadi yang terbesar di dunia, didorong oleh skala produksi masif dan percepatan elektrifikasi. Tiga grup otomotif berikut konsisten berada di puncak berdasarkan skala bisnis, portofolio merek, serta penjualan domestik dan global.
BYD Group
Holding otomotif asal Shenzhen ini dipimpin oleh BYD Company Ltd dan berfokus kuat pada kendaraan listrik serta industri baterai. Di bawah holding BYD terdapat beberapa merek, antara lain BYD (mainstream), Denza (premium), Fang Cheng Bao (off-road listrik), dan Yangwang (ultra-premium).
Pendapatan BYD berada di kisaran ratusan miliar yuan per tahun, ditopang penjualan kendaraan listrik murni (EV) dan plug-in hybrid (PHEV) yang agresif di pasar domestik maupun ekspor. Model terlarisnya antara lain BYD Qin, Song, dan Dolphin yang menyasar segmen volume besar. Rentang harga produk BYD berkisar dari sekitar Rp180 jutaan untuk model entry level hingga di atas Rp2 miliar untuk lini ultra-premium Yangwang.
SAIC Motor Corporation
SAIC Motor Corporation merupakan grup otomotif milik negara dan menjadi produsen kendaraan terbesar di China dari sisi volume. Portofolio bisnis SAIC sangat luas karena menggabungkan merek lokal dengan sejumlah joint venture internasional.
Anak usaha dan kemitraan SAIC meliputi SAIC-GM-Wuling, SAIC-Volkswagen, SAIC-GM, MG Motor, Roewe, dan Maxus. Pendapatan tahunan SAIC berada di kisaran ratusan miliar yuan, dengan kontribusi besar berasal dari joint venture dan merek mass-market. Model populer termasuk Wuling Hongguang Mini EV, MG 4 EV, dan Volkswagen Lavida. Rentang harga produknya sangat lebar, mulai dari sekitar Rp120 jutaan hingga di atas Rp1 miliar untuk MPV dan SUV tertentu.
Geely Holding Group
Geely Holding Group dikenal sebagai grup otomotif swasta besar dengan ekspansi global yang agresif. Di bawah Geely terdapat berbagai merek, antara lain Geely Auto, Lynk & Co, Zeekr, Geometry, serta kepemilikan strategis di Volvo Cars, Polestar, dan Lotus.
Pendapatan Geely berada di kisaran ratusan miliar yuan per tahun, ditopang kombinasi penjualan domestik dan global. Model terlarisnya mencakup Geely Xingyue dan Monjaro di segmen SUV, serta Zeekr 001 dan Zeekr 009 untuk pasar kendaraan listrik premium. Rentang harga produk Geely berkisar dari sekitar Rp250 jutaan hingga lebih dari Rp2 miliar untuk model EV premium.
Secara umum, BYD unggul dalam elektrifikasi massal dan skala produksi baterai, SAIC memimpin dari sisi volume dan diversifikasi merek, sementara Geely kuat di teknologi, globalisasi, dan segmen premium. Ketiganya menjadi tulang punggung dominasi China dalam industri otomotif global saat ini.