Gus AMI: UMKM Go Online Bergairah, Tapi Perlu Pembinaan

| Selasa, 27/10/2020 14:30 WIB
Gus AMI: UMKM Go Online Bergairah, Tapi Perlu Pembinaan Gus AMI menerima kunjungan petinggi E-Commerce Indonesia (foto Radarbangsa/AL)

JAKARTA, RADARBANGSA.COM - Wakil Ketua DPR RI, Abdul Muhaimin Iskandar mengakui gairah Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) menjadi bagian industri E-Commerce di Indonesia saat ini mengalami kebangkitan dan kemajuan yang cukup signifikan.

Demikian dikatakan Gus AMI (demikian Muhaimin karib disapa) saat menerima pimpinan industri E-Commerce Indonesia di kantornya, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 27 Oktober 2020.

“Di sisi lain gairah UMKM untuk menjadi bagian dari E-Commerce menggairahkan, tetapi perlu pembinaan dan peningkatan kualitas dan kesiapan UMKM Go Online,” kata Gus AMI.

Menurut Gus AMI, 64,2 juta UMKM di Indonesia adalah penyangga dan katub pelampung masalah ketenagakerjaan di Indonesia. Tak heran jika UMKM menjadi sektor yang paling mampu bertahan di tengah krisis.

Akan tetapi, dari 64,2 juta UMKM, hanya 8 juta (13 %) yang masuk pasar digital dan hanya 40 % yang terjangkau akses perbankan. Padahal, potensi ekonomi digital Indonesia tahun 2025 diprediksi mencapai USD 133 miliar. Sebuah peluang yang sangat besar utk UMK masuk ekonomi digital.

Meski begitu, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini meminta pemerintah dan seluruh stakeholder terkait untuk tidak berpangku tangan. Dia mendorong setiap pelaku UMKM dibina dan diperhatikan agar terus berinovasi dan berkreasi.

“Kesiapan inilah yang akan terus kita upayakan melibatkan pemerintah dan mesyarakat. Motivasi UMKM Go Online inilah yang harus terus didorong,” terang dia.

Gus AMI menambahkan, tanpa inovasi dan kreatifitas UMKM tentu akan sulit bersaing di tengah ketatnya persaingan dunia usaha. “Setiap bisnis dan usaha pasti akan menemukan fase persaingan yang keras dan tinggi. Itu hanya bisa diatasi dengan kualitas yang kompetetitif,” tukasnya.

Hadir dalam kesempatan itu para petinggi E-Commerce Indonesia, di antaranya dari Bukalapak, Tokopedia, Lazada, Blibli, Traveloka, Bhinneka, hingga Gojek.

Tags : Gus AMI , E Commerce , UMKM