Wamendag: Jumlah Pedagang Aset Kripto Akan Terus Bertambah

| Rabu, 30/03/2022 07:06 WIB
Wamendag: Jumlah Pedagang Aset Kripto Akan Terus Bertambah ilustrasi.

RADARBANGSA.COM - Perkembangan perdagangan aset kripto makin menarik dari tahun ke tahun.

Kementerian Perdagangan mencatat, nilai transaksi aset kripto di Indonesia sebesar Rp 64,9 triliun pada 2020, lalu bertambah Rp 859,4 triliun pada 2021 dan pada Januari-Februari 2022, tercatat sebanyak Rp 83,8 triliun.

 “Dua tahun belakangan menjadi tahun yang menarik bagi perkembangan perdagangan fisik aset kripto di Indonesia. Hingga Februari 2022, nilai transaksinya tumbuh 14,5 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2021,” kata Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga dalam webiner belum lama ini.

Di sisi lain banyak dari pedagang fisik aset kripto di Indonesia yang telah memiliki tanda daftar dari Badan Pengawas

Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) mencatat  ada  18 perusahaan yang sudah memiliki legalitas sebagai pedagang aset kripto.

“Dalam waktu dekat, sangat dimungkinkan jumlah tersebut akan terus bertambah,” sambungnya.

Wamendag menuturkan, Kementerian Perdagangan men Wamendag menuturkan, Kementerian Perdagangan menyambut baik kemunculan beragam aset kripto karya anak bangsa. Hal ini menunjukkan keterbukaan dan ketertarikan masyarakat dan pengembang kripto dalam negeri untuk berkarya, serta memberikan yang terbaik bagi industri aset kripto di Indonesia.

 

Tags : kemendag , kripto , bitcoin

Berita Terkait