16,2 Juta Rakyat Hidup dari Sawit, Gus Muhaimin Minta Sanksi Eropa Dicabut

| Rabu, 20/11/2019 17:27 WIB
16,2 Juta Rakyat Hidup dari Sawit, Gus Muhaimin Minta Sanksi Eropa Dicabut Mengawali acara EPP dengan melakukan pertemuan bilateral dengan Pimpinan Parlemen Croasia Mr Zeinko Reiner (foto: @cakiminow)

KROASIA, RADARBANGSA.COM - Dalam lawatannya ke Eropa, Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin akan melakukan pertemuan dengan Partai Mayarakat  Eropa (European People Party) di Zagreb, Kroasia.

Pertemuan yang digelar pada 19-21 November 2019 itu membahas berbagai malasalah lingkungan hidup dan perubahan iklim. Sementara Gus Muhaimin akan menyuarakan sawit Indonesia.

“Forum ini akan saya manfaatkan untuk mengimbangi pandangan diskrimatif Uni Eropa soal Sawit,” kata Gus Muhaimin kepada radarbangsa.com, Rabu 20 November 2019.

Menurut Ketua Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, ada sekira 16,2 juta rakyat yang hidup dari industri Crude Palm Oil (CPO), “Ini akan saya perjuangkan, karena ada 16,2 juta rakyatnya hidup dari industri sawit,” jelasnya.

Gus Muhaimin menjelaskan bahwa Uni Eropa telah mengeluarkan Renewable Direction Re II yang melarang penggunaan minyak sawit sebagai bahan bakar nabatu di seluruh Eropa.

“Padahal Indonesia sedang gencar mengembangkan B20 dan B30 bahkan B50. Jadi salah besar tuduhan (Uni Eropa) bahwa Indonesia tidak komitmen soal lingkungan hidup,” tegasnya.

Untuk itu, di forum yang diisi partai penguasa di Parlemen Eropa, Gus Muhaimin akan bekerja sekeras mungkin untuk melobi mereka agar menghapus sanksi tersebut, paling tidak dilonggarkan.

Tags : Gus Muhaimin , PKB , Pejuang Sawit