Prof Wiku: Kasus Aktif Indonesia Di Bawah Rata-Rata Dunia

| Selasa, 11/08/2020 20:23 WIB
Prof Wiku: Kasus Aktif Indonesia Di Bawah Rata-Rata Dunia Jubir Satgas Penanganan Covid19, Prof Wiku Adisasmito (foto: humas BNPB)

JAKARTA, RADARBANGSA.COM - Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Prof. Wiku Adisasmito mengatakan, persentase jumlah kasus aktif pasien Covid-19 di Indonesia sebesar 30,8% atau 39.082 orang, lebih rendah jika dibandingkan jumlah kasus aktif di dunia yang rata-rata 31,5%, berdasarkan data Kementerian Kesehatan per 10 Agustus 2020.

“Kasus aktif artinya kasus yang masih aktif di masyarakat, kasus Covid-19, dibandingkan dengan kasus kumulatif atau terkonfirmasi positif, itu menunjukkan jumlah kasus sampai dengan sekarang,” kata Wiku di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa 11 Agustus 2020.

Sementara itu, lanjut Wiku, tingkat kesembuhan berada di angka 64,7% atau 82.236 kasus dan tingkat kematian berada di angka 4,5% atau 5.765 kasus.

“Cara melihat seperti ini, adalah kita harus bisa memastikan kasus aktifnya yang ada setiap harinya makin kecil. Sementara itu kasus kesembuhannya harus makin besar, dan kasus kematiannya harus semakin kecil. Dengan perspektif seperti ini, kita akan bisa melihat lebih alamiah dalam kondisi yang sebenarnya,” lanjut Wiku.

Meskipun angka kematian nasional berada diatas angka dunia, lanjut Wiku, namun secara rincian daerah ada 22 provinsi yang memiliki angka kematian di bawah rata-rata dunia. Seperti DKI Jakarta (3,56%), Sulawesi Selatan (3,18%) dan Jawa Barat (3%). 

“Tujuan kita bersama adalah menurunkan angka kematian, kalau bisa dibawah angka dunia, dan kesembuhannya diatas rata-rata dunia. Demikian juga kasus aktif harus lebih rendah dari rata-rata dunia,” tegasnya dilansir setkabgoid.

Tags : Virus Corona , Covid19 , Gugus Tugas