Pemerintah Akan Terapkan `GeNose` di Sektor Transportasi Laut dan Udara

| Rabu, 24/02/2021 22:36 WIB
Pemerintah Akan Terapkan `GeNose` di Sektor Transportasi Laut dan Udara ilustrasi (Credit: Radarbangsa)

RADARBANGSA.COM - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tengah menyiapkan penerapan alat pendeteksi Covid-19 karya anak bangsa “GeNose” pada transportasi laut dan udara.

“Di kereta api, animo masyarakat untuk menggunakan GeNose sangat bagus dan saat ini para pemangku kepentingan di sektor perhubungan laut dan udara juga menginginkan penggunaan GeNose. Untuk itu, kami melaporkan kepada Pak Menko tentang rencana itu, dan tentunnya akan kami lakukan dengan hati-hati,” kata Menhub Budi Karya Sumadi dikutip laman dephubgoid, Selasa 23 Februari 2021.

Menurut Menhub Budi Karya Sumadi, penerapan GeNose di simpul-simpul transportasi diperlukan agar masyarakat mendapatkan akses terhadap alat pendeteksi (screening) Covid-19 yang lebih terjangkau, sehingga dapat mengurangi potensi penularan saat menggunakan transportasi umum.

"Direncanakan penggunaan alat deteksi GeNose juga akan diterapkan di pelabuhan tanjung priok pada akhir minggu ini secara acak( random). Sementara, untuk di sektor udara akan mulai diterapkan pada 1 April 2021 mendatang karena ada beberapa hal yang harus dibahas lebih lanjut secara teknis operasionalnya," katanya.

Sementara itu, MenkoPMK Muhadjir Effendy mengatakan, sangat mendukung kehadiran GeNose sebagai salah satu alternatif alat pendeteksi Covid-19 yang digunakan di simpul-simpul transportasi, “Semoga ke depannya dapat diproduksi secara massal dan dapat terus dikembangkan sehingga tingkat akurasinya akan semakin meningkat," katanya.

Senada dengan MenkoPMK, Menkomarves Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, mendukung penuh penerapan GeNose karena merupakan karya anak bangsa, sudah teruji, dan sudah memiliki izin edar dari Kemenkes. 

“Saya menyetujui seluruh simpul transportasi menggunakan GeNose sebagai salah satu alternatif alat pengecekan terhadap Covid-19, tetapi kualitas dari GeNose ini harus terus ditingkatkan,” tuturnya.

Tags : Virus Corona , Covid19 , Gugus Tugas