Dokter dan Perawat RS Kewalahan, Gus Muhaimin Minta Kemenkes Buka Relawan Nakes

| Selasa, 06/07/2021 14:26 WIB
Dokter dan Perawat RS Kewalahan, Gus Muhaimin Minta Kemenkes Buka Relawan Nakes Wakil Ketua DPR RI Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus AMI (foto: radarbangsa/Bang AL)

JAKARTA, RADARBANGSA.COM - Tenaga medis baik dokter maupun perawat di berbagai rumah sakit sudah kewalahan menangani pasien Covid-19. Banyak informasi bertebaran yang memperlihatkan para Nakes ini kelelahan merawat pasien.

Diketahui, berdasarkan data Senin 5 Juli 2021, ada penambahan kasus positif sebanyak 29.745 kasus sehingga total kasus positif mencapai 2.313.829. Lalu pasien sembuh bertambah sebanyak 14.416 kasus sehingga totalnya sebanyak 1.942.690 kasus.

Sementara, pasien meninggal dunia karena positif covid-19 dilaporkan bertambah sebanyak 558 jiwa. Total pasien meninggal dunia karena positif COVID-19 menjadi 61.140 jiwa.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua DPR RI bidang Korkesra, Abdul Muhaimin Iskandar meminta Kementerian Kesehatan (Kemenkes RI) untuk membuka pendaftaran relawan Tenaga Kesehatan khusus menangani pasien Covid-19 ini.

“Kemenkes harus segera membuka pendaftaran relawan untuk menangani pasien Covid-19. Caranya ,bisa dilakukan melalui kerjasama dengan kampus-kampus kesehatan di berbagai daerah,” kata Muhaimin Iskandar.

Gus Muhaimin, sapaan akrabnya mengatakan, Pemerintah bisa merekrut atau mahasiswa-mahasiswa semester tingkat akhir. Dari segi kemampuan, mereka sudah mulai bisa tinggal dilatih khusus saja sebelum tindakan.

“Mereka (mahasiswa) harus dilatih terlebih dahulu sebelum diterjunkan ke lapangan. Sementer akhir sudah mempunyai kemampuan dasar dalam menangani pasien,” katanya.

Ketua Umum DPP PKB itu menyampaikan, selain membuka relawan untuk tenaga medis, Pemerintah juga diminta untuk membuka perekrutan relawan supir ambulan dan penggali kuburan.

“Di beberapa rumah sakit juga tak kalah penting adalah supir ambulan. Ini harus diperbanyak agar penjemputan pasien Covid-19 terutama yang kritis bisa tertangani dengan baik dan cepat,” tuturnya.

Tags : Gus Muhaimin , PKB , PPKM Darurat