Twitter Bekerjasama dengan Reuters dan AP untuk Cegah Hoaks

| Rabu, 04/08/2021 09:29 WIB
Twitter Bekerjasama dengan Reuters dan AP untuk Cegah Hoaks Twitter (foto:Istimewa)

RADARBANGSA.COM - Twitter jadi salah satu media sosial yang berupaya memerangi persebaran informasi palsu atau hoaks. Bekerjasama dengan Reuters dan Associated Press (AP), Twitter akan berusaha menjadi platform penyebar informasi yang terpercaya di situs jejaring sosial.

Selama ini Twitter berada di bawah tekanan untuk memberikan informasi yang benar atau valid dan menghapus informasi yang menyesatkan atau palsu yang ebredar di platformnya seperti media sosial lainnya.

Sebelumnya, pada awal tahun 2021, twitetr juga telah meluncurkan program Birdwatch yang meminta pengguna untuk membantu mengidentifikasi dan mengecek fakta yang disebarkan dalam tweet. 

Kerjasama twitter bersama reuters dan AP merupakan pertamakalinya Twitter melakukan kerjasama dengan platform berita. Hal tersebut sebagai cara untuk meningkatkan keakuratan informasi di platformnya

Wakil presiden pengembangan bisnis global AP, Tom Januszewski mengungkapkan antusiasnya akan kerjasama ini.

"Kami sangat senang memanfaatkan skala dan kecepatan AP untuk menambahkan konteks ke percakapan daring, yang dapat memanfaatkan akses mudah ke fakta,"  kata Tom Januszewski..

Kepala berita global User-generated Content (UGC) Reuters Hazel Baker dalam pers hari ini mengatakan, “Kepercayaan, akurasi, dan netral adalah inti dari apa yang dilakukan Reuters setiap hari. Nilai-nilai itu juga mendorong komitmen kami untuk menghentikan penyebaran informasi yang salah.” 

Rencananya, Twitter akan bekerja secara terpisah dengan Reuters dan AP serta jaringan berita tidak akan berinteraksi satu sama lain.

 

Tags : Twitter , Hoax , reuters , AP