Gus Muhaimin: Demokrasi Terbaik adalah Musyawarah untuk Mufakat

| Rabu, 21/08/2019 20:22 WIB
Gus Muhaimin: Demokrasi Terbaik adalah Musyawarah untuk Mufakat Ketua Umum PKB, Abdul Muhaimin Iskandar memberi sambutan pada pembukaan Muktamar PKB 2019 (dok Radarbangsa/Bang AL)

NUSA DUA, RADARBANGSA.COM - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar atau Gus Muhaimin berkomitmen menjadikan PKB sebagai cermin partai yang peduli demokrasi dengan cara musyawarah mufakat seperti yang diamanatkan Pancasila.

“Kita memulai memberi contoh di Republik Indonesia bahwa demokrasi terbaik adalah demokrasi dengan cara musyawarah untuk mufakat,” kata Gus Muhaimin saat memberi sambulan dalam penutupan Muktamar PKB 2019 di Nusa Dua, Bali, Rabu 21 Agustus 2019.

Gus Muhaimin menyatakan komitmen tersebut sudah dipraktikkan PKB dalam Muktamar PKB 2019. Seluruh perdebatan dan perbedaan yang terjadi sepanjang Muktamar berhasil dirangkum dalam Majelis Permusyawaratan Wilayah (MPW).

Seluruh rangkaian persidangan sepanjang gelaran Muktamar PKB, lanjut dia, berjalan dengan baik karena dilandaskan pada musyawarah untuk mufakat, baik dalam sidang-sidang komisi maupun pleno.

“Semua terbuka dan penuh komitmen menyikapi perbedaan dan perdebatan, semua mampu diselesaikan dengan baik melalui musyawarah untuk mufakat,” terangnya.

Wakil Ketua MPR RI ini menilai perbedaan dalam sebuah forum sebagai hal yang niscaya. Namun demikian bukan tidak mungkin bisa diselesaikan melalui cara-cara yang etis dan beradab.

“Ternyata ketika ada perbedaan-perbedaan dan perdebatan-perdebatan semua dapat kita selesaikan dan menemukan titik temu dalam cara yang etis dan beradab. .

“Perbedaan itu bukan persaingan, perbedaan itu pengkayaan untuk mencapai tujuan yang lebih besar,” tukas Gus Muhaimin.

Tags : Gus Muhaimin , Muktamar PKB , Demokrasi