R80 Dirancang Jadi Pesawat Hibrida Komersil Pertama di Dunia

| Sabtu, 04/07/2020 08:14 WIB
R80 Dirancang Jadi Pesawat Hibrida Komersil Pertama di Dunia Pesawat R80 (foto IG @pesawatr80)

JAKARTA, RADARBANGSA.COM - Masyarakat Indonesia perlu bersabar untuk melihat pesawat hasil karya anak negeri ini. Namun, proyek R80 yang dijadwalkan akan terbang perdana 2025 mendatang hingga saat ini masih terus dilakukan.

Salah satu penyebab yang paling disoroti adalah pandemi Covid-19 yang mengguncang berbagai sektor bisnis di seluruh dunia. Tak terkecuali industri pesawat terbang R80.

Kabar terbaru pesawat R80 yang tak lain adalah rintisan BJ. Habibie disebut akan dirancang menggunakan 2 sistem, yaitu sistem pembakaran bahan bakar seperti biasa dan penggunaan sistem elektrik.

“Hal ini akan membuat Pesawat R80 menjadi pesawat hibrida komersil pertama di dunia dengan menerapkan teknologi yang disebut propulsi elektrik pada sistem baling-baling pesawat R80,” demikian ditulis laman akun resmi IG @pesawatr80, Jumat, 3 Juli 2020.

Sistem tersebut juga dinilai dapat membantu maskapai penerbangan menghemat bahan bakar, karena selama ini biaya operasional maskapai banyak dikeluarkan untuk bahan bakar. Sehingga keunggulan dalam hal penghematan bahan bakar menjadi hal yang amat penting.⁣⁣⁣

Untuk saat ini, teknologi propulsi elektrik pada Pesawat R80 masih dibutuhkan penyempurnaan. Pandemi yang membuat kondisi global tidak menentu khususnya industri penerbangan justru memberikan berkah karena waktu untuk mengembangkan dan menguji Pesawat R80 ini menjadi lebih banyak.⁣⁣⁣

“Perjalanan masih panjang dan perlu kerja keras untuk mewujudkan cita-cita membangun Pesawat R80 demi masa depan dirgantara Indonesia yang lebih maju. Terus sebarkan awareness melalui Official Merchandise Pesawat R80 dengan klik tautan di bio atau berpartisipasi melalui @kitabisacom⁣⁣⁣,” tutupnya.

Tags : Covid19 , Pesawat , R80 , Hibrida