Cak Imin: Prespektif Ekonomi Kebodohan Muncul karena Tidak Paham Persoalan

| Senin, 15/10/2018 11:33 WIB
Cak Imin: Prespektif Ekonomi Kebodohan Muncul karena Tidak Paham Persoalan Cak Imin menyampaikan pidato kebangsaan disela deklarasi dukungan untuk Jokowi-Kiai Maruf di Depok (dok @cakimiNOW)

DEPOK, RADARBANGSA.COM - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menilai Prabowo Subianto tidak memahami persoalan bangsa saat berpidato dalam acara Rapat Kerja Nasional Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) di Pondok Pesantren Minhajurrosyidin, Jakarta, Kamis 11 Oktober lalu.

Menurut Cak Imin, ide dan inspirasi pidato memang dapat muncul dari manapun dan siapapun, akan tetapi tidak boleh keluar dari konteks dan fakta yang terjadi di Indonesia.

“Biasa namanya proses kampanye tentu ide inspirasi ada dari mana saja tentunya keberhasilan di berbagai tempat bisa jadi inspirasi, tetapi tidak lebih dan kurang harus sesuai dengan konteks Indonesia,” kata Cak Imin usai menghadiri PKB Satukan Indonesia di Depok, Jawa Barat pada Minggu 14 Oktober 2018 malam.

Wakil Ketua MPR RI ini juga membantah jika sistem ekonomi di Indonesia saat ini tidak berjalan dengan benar serta mempraktikkan sistem ekonomi kebodohan seperti yang disebut Prabowo.

“Stupidity economy (ekonomi kebodohan), perspektif itu muncul karena tidak paham persoalan,” tegas Cak Imin.

Anggota Dewan Penasehat Tim Kampanye Nasional Jokowi-Kiai Ma’ruf ini menambahkan fondasi ekonomi Indonesia saat ini terjaga kendati harus berhadapan dengan realitas ekonomi global yang sulit, beradaptasi dengan dinamika dolar yang berpengaruh global, tidak hanya di Indonesia.

“Alhamdulilah fondasi ekonomi Indonesia terjaga meskipun berat beban luar biasa, beban pertempuran ekonomi Amerika dan China itu luar biasa tapi fondasi fundamental Indonesia cukup baik, tekanan yang tidak bisa dihadapi negara lain,” pungkas Cak Imin.

Tags : Cak Imin , Prabowo , Ekonomi