95 Persen Bahan Baku Obat Masih Mengimpor

| Senin, 28/09/2020 16:15 WIB
95 Persen Bahan Baku Obat Masih Mengimpor Obat - Obatan (Doc: Istimewa)

JAKARTA, RADARBANGSA.COM - Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GPFI) menyebut jika hingga sampai saat ini 985persen bahan baku obat di Indonesia masih mengimpor.

“Dari kondisi yang ada, sebanyak 95 persen Bahan Baku Obat (BBO) masih diimpor,” ungkap Ketua GPFI, Darojatun, di Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IX, 28 September 2020

Ia memaparkan meski industri farmasi memiliki 27 persen pangsa pasar di asean, namun perbandingan ekspor dengan impor produk masih terlalu jauh.

“Impor masih lebih banyak daripada ekspor, sehingga penghematan devisa negara belum bisa dilakukan,” tambahnya.

Darojatun lantas juga menyuarakan kekhawatirannya tentang program penggaetan investor dari pemerintah yang kurang memperhatikan sektor farmasi.

“Semuanya membicarakan tentang penarikan investasi, tapi mohon maaf investasi di bidang industri farmasi menjadi kecil dan sangat kecil sekali. Dan saya khawatir dengan adanya UU yang ketat malah tidak dapat menarik investor,” ungkapnya.

Ia kemudian berharap agar pemerintah dapat mendukung industri maupun sektor usaha farmasi sejalan dengan harapan kemandirian industri dapat  segera terwujud.

Tags : Farmasi , GPFI , Bahan Baku