Gus AMI: Potensi Kaum Muda Solusi di Tengah Pandemi

| Rabu, 18/11/2020 13:22 WIB
Gus AMI: Potensi Kaum Muda Solusi di Tengah Pandemi Gus AMI menyapa warga Pekalongan secara virtual (foto Radarbangsa/Dam)

PEKALONGAN, RADARBANGSA.COM - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Abdul Muhaimin Iskandar menyatakan, masa pandemi Covid-19 adalah waktu yang pas untuk melakukan evaluasi total di berbagai lini kehidupan bangsa dan negara.

Menurut Gus AMI (demikian Muhaimin karib disapa), Pandemi membuka mata bangsa Indonesia betapa banyak keterbatasan yang harus segera dibenahi.

“Pandemi adalah waktu yang pas melakukan evaluasi total. Pandemi membuka mata kita betapa banyak keterbatasan kita. Imbasnya kita gagap menghadapi pandemi,” kata Gus AMI saat menyapa warga Pekalongan secara virtual di Pekalongan, Rabu, 18 November 2020.

Tak hanya di Indonesia, kegagapan juga melanda belahan negara lain di dunia. Gus AMI berujar, banyak sektor vital di dunia saat ini stagnan, baik ekonomi, pembangunan, hingga lalu lintas barang sehingga menghambat berbagai kemajuan.

“Salah satu penyebabnya adalah ilmu pengetahuan belum merespon dengan cepat dinamika yang ada, justru ketidakmanpuan dan keridakberdayaan menghadapi Pandemi. Tiba-tiba (dianjurkan) pakai masker, tiba-tiba tidak, tiba-tiba pakai bilik disinfektan, tiba-tiba dilarang,” tutur dia.

Wakil Ketua DPR RI ini menyebut fakta di atas semakin mengungkap ketidakberdayaan Indonesia dan dunia yang begitu nyata. Salah satunya ketidakberdayaan mengantisipasi kesehatan masyarakat, misalnya dokter yang terbatas, hingga ketidakmampuan memproduksi vaksin Covid-19 dengan cepat.

Meski begitu, Gus AMI mendorong seluruh kekuatan PKB untuk tetap optimis dan solid memanfaatkan berbagai peluang yang ada. Dia meminta mereka untuk tetap konsisten memperjuangkan tuntutan dan harapan masyarakat untuk makmur, maju dan sejahtera.

“Saya berharap di periode berikutnya DPRD tetap dikuasai oleh PKB. Dan Pilkada 2020 nanti juga eksekutif (Bupati) dimenangkan oleh PKB,” ungkap Gus AMI.

Gus AMI menilai Pekalongan memiliki basis enterpreneur yang berkembang pesat dan harus didukung. Dia meminta stakeholder PKB untuk memperbanyak orang-orang yang gandrung berusaha.

“Indonesia memiliki peluang jumlah kaum mudanya yang sangat besar atau disebut bonus demografi. Mereka memiliki kemampuan, energi, dan keberanian yang tidak lain adalah kekuatan kaum muda,” ungkapnya.

Gus AMI menegaskan, potensi kaum muda adalah solusi tantangan di tengah pandemi, sekaligus masa depan dunia yang mengalami dinamika begitu komplit. “Karena itu tidak ada pilihan memanfaatkan momentum saat ini untuk menyiapkan langkah-langkah antisipatif agar kita semua bisa bertahan,” tukasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Calon Bupati Pekalongan, Asif Kholbihi, Ketua DPW PKB Jateng, KH. Yusuf Chudlory, Sekretaris Fraksi PKB DPR RI, Fathan Subchi, Ketua DPC PKB Pekalongan, Bisri Romli, serta Ketua Umum Perempuan Bangsa, Siti Mukarromah.

Tags : Gus AMI , PKB , Bonus Demografi