Momentum Pertumbuhan Ekonomi, Kemendag Lakukan Sejumlah Terobosan

| Kamis, 18/11/2021 21:33 WIB
Momentum Pertumbuhan Ekonomi, Kemendag Lakukan Sejumlah Terobosan Gedung Kementerian Perdagangan (foto: kemendag.go.id)

RADARBANGSA.COM - Indonesia berhasil melakukan pemulihan ekonomi dan perdagangan nasional. Pemerintah, melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah melakukan sejumlah terobosan untuk menjaga momentum pertumbuhan perdagangan.

“Kementerian Perdagangan terus melakukan terobosan untuk memanfaatkan peluang dan menghadapi tantangan perdagangan dalam dan luar negeri ke depan. Ini kita lakukan untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi dan perdagangan Indonesia,” ujar Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan (BPPP) Kementerian Perdagangan Kasan dalam keterangan tertulisnya, Kamis 18 November 2021.

Kasan menjelaskan, beberapa terobosan yang dilakukan Kemendag antara lain keikutsertaan Indonesia pada World Expo Dubai 2020 pada 1 Oktober 2021-31 Maret 2022 untuk penguatan citra, termasuk di dalamnya program Indonesia Spice Up the World.

"Pada 2022 akan digelar Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) yang bertujuan menjadikan Indonesia kiblat bagi mode muslim dunia," jelasnya.

Sementara itu, lanjut Kasan, Presidensi Indonesia dalam G20 pada 2022 juga menjadi agenda penting bagi pemulihan ekonomi dan perdagangan Indonesia.

Lebih lanjut, Kasan juga menyampaikan terkait pemerintah berhasil melakukan pemulihan ekonomi dan perdagangan. Hal ini bisa dilihat dalam tiga indikator. Pertama, berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), ekonomi Indonesia kembali tumbuh positif pada Q3 2021 sebesar 3,51 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Kedua, pertumbuhan sektor perdagangan di dalam negeri juga terjadi seiring menguatnya Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) pada Triwulan III 2021.

"Ketiga, surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari-Oktober 2021 yang mencapai USD 30,81 miliar. Surplus ini didukung kinerja ekspor Indonesia sebesar USD 186,32 miliar atau tumbuh 41,8 persen YoY pada Januari-Oktober 2021," ungkapnya.

 

Tags : Kemendag , Pertumbuhan

Berita Terkait