Pemulihan Ekonomi, Wamenkeu: Indonesia Memerlukan Terobosan Kebijakan

| Rabu, 08/12/2021 17:24 WIB
Pemulihan Ekonomi, Wamenkeu: Indonesia Memerlukan Terobosan Kebijakan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu), Suahasil Nazara (foto: kemenkeu)

RADARBANGSA.COM - Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara mengatakan bahwa Indonesia memerlukan sejumlah terobosan kebijakan, utamanya pada periode pandemi saat ini menuju situasi pemulihan ekonomi yang telah direncanakan.

“Yang kita inginkan pemulihan itu dapat menciptakan struktur ekonomi yang lebih resilient di masa depan, inklusif dan berkelanjutan dalam koridor kesejahteraan masyarakat Indonesia untuk mencapai tujuan-tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) dunia,” terang Wamenkeu Suahasil Nazara dalam Webinar Asta Windu 64 Tahun Ikatan Akuntansi Indonesia (IAI), Rabu 8 Desember 2021.

Wamenkeu Suahasil Nazara mengatakan, saat pertama kali pandemi Covid-19 menyerang Indonesia pada Maret 2020 lalu, pemerintah langsung memikirkan langkah-langkah penanganan pandemi itu yang mana dampak pandemi ini juga mempengaruhi situasi perekonomian.

“Pemerintah tahu persis pada saat itu bahwa seluruh komponen income nasional akan turun, konsumsi akan negatif pertumbuhannya, investasi akan negatif pertumbuhannya, ekspor-impor juga akan demikian, maka satu-satunya yang harus menjadi di depan dan yang harus menjadi bemper dari kegiatan ekonomi dari kondisi ekonomi ini adalah pengeluaran pemerintah,” kata Wamenkeu Suahasil Nazara.

Lebih lanjut, Wamenkeu mengungkapkan, Belanja pengeluaran pemerintah dilakukan secara terintegrasi dalam program PEN. Di dalam program PEN ini tercakup banyak terobosan kebijakan yang utamanya adalah untuk menangani Covid-19 dan memulihkan ekonomi nasional.

Selain itu, Wamenkeu juga menyebut adanya terobosan lain dimana Bank Indonesia sebagai otoritas moneter memberi support langsung dengan membeli surat utang negara dari pasar primer yang dikeluarkan oleh Pemerintah Republik Indonesia dalam rangka membantu pembiayaan.

“Saya ingin menyampaikan hal tersebut sebagai ilustrasi bahwa ke depan kita memerlukan lagi terobosan-terobosan yang baik, terobosan-terobosan yang dapat membuat Indonesia tetap menuju arah kesejahteraan dalam koridor good governance yang ada, dan saya yakin bahwa teman-teman di IAI akan menjadi penjaga good governance namun juga dengan tetap memikirkan bagaimana good governance yang kita tetapkan tersebut bisa tetap mendorong kondisi pemulihan ekonomi,” lanjut Wamenkeu.

 

Tags : Pandemi , Pendapatan Per Kapita , Kemenkeu