Terendah Sejak Januari, Harga Minyak Global Turun dibawah $87 per Barel

| Rabu, 17/08/2022 09:39 WIB
Terendah Sejak Januari, Harga Minyak Global Turun dibawah $87 per Barel Pengeboran Minyak (Foto: Wajibbaca)

RADARBANGSA.COM - Harga minyak jatuh pada akhir perdagangan Selasa (Rabu pagi WIB), akibat data ekonomi China yang memicu kekhawatiran tentang potensi resesi global.

"Pedagang minyak bereaksi karena kekhawatiran tentang perlambatan ekonomi dan perumahan menggunakan energi. Itu mengejutkan kami." kata, analis di grup Price Futures, Phil Flynn dikutip Reuters, Rabu pagi, 17 Agustus 2022.

Harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Oktober merosot 2,76 dolar AS atau 2,9 persen, menjadi menetap di 92,34 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange. Kontrak acuan Minyak Brent mencapai level terendah sesi di 91,71 dolar AS per barel, terendah sejak 18 Februari.

Sementara itu Harga minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) tergelincir 2,88 dolar AS atau 3,2 persen, menjadi ditutup pada 86,53 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange. Harga acuan Minyak WTI jatuh ke terendah sesi di 85,73 dolar AS per barel, menandai level terendah sejak 26 Januari.

Bank sentral China memangkas suku bunga pinjaman untuk mencoba menghidupkan kembali permintaan karena ekonomi negara itu melambat secara tak terduga pada Juli setelah kebijakan nol-COVID Beijing dan krisis properti memperlambat aktivitas pabrik dan ritel.

Perdana Menteri Li Keqiang yang mengatakan bahwa China akan secara wajar meningkatkan dukungan kebijakan makro untuk ekonominya.

Pelaku pasar menunggu data industri tentang persediaan minyak AS yang diharapkan pada Selasa.  Stok minyak mentah dan bensin kemungkinan turun minggu lalu, sementara persediaan sulingan naik, jajak pendapat awal Reuters menunjukkan pada Senin .

Sementara itu, data persediaan bahan bakar mingguan AS resmi dari Badan Informasi Energi AS (EIA) akan dirilis pada Rabu waktu setempat

Tags : Minyak Mentah , Brent , WTI