Komisi VII DPR RI Ungkap Depo Pertamina Sudah Dinyatakan `Bahaya Satu`

| Senin, 06/03/2023 21:15 WIB
Komisi VII DPR RI Ungkap Depo Pertamina Sudah Dinyatakan `Bahaya Satu` Sugeng Suparwoto (Jas Biru/Ketua Komisi VII DPR RI). (Foto: DPR RI)

RADARBANGSA.COM - Ketua Komisi VII DPR RI, Sugeng Suparwoto mengungkapkan bahwa Depo Pertamina Plumpang sebelumnya sudah dinyatakan sebagai kategori 'bahaya satu'. Bahkan, tegasnya, Komisi VII DPR RI sudah berulang kali minta Pertamina atau pemerintah melalui Kementerian ESDM untuk mengaudit ulang seluruh fasilitas Bahan Bakar Minyak (BBM) di Indonesia, terutama kilang minyak.

"Kami Komisi VII DPR sudah berulang-ulang, bahkan dua tahun lalu khusus untuk depo Plumpang itu sudah kita nyatakan istilahnya bahaya satu sehingga harus dipindahkan," ungkapnya seperti dikutip dari laman resmi DPR RI, Senin, 6 Maret 2023.

Ditambahkannya, umur kilang atau tangki timbun di Plumpang dibangun sejak tahun 1970 an, jadi sudah terkategori tua. 

Adanya perubahan iklim yang sangat ekstrem, membuat standar variable keamanan harus ditinjau ulang. Sehingga ketika Depo tersebut kembali mengalami kebakaran, tentu hal itu membuat Sugeng geram. Pasalnya sebelumnya, kebakaran juga pernah terjadi pada tahun 2009 silam.

Selanjutnya, Politisi Partai NasDem ini mengatakan bahwa pihaknya akan memanggil Pertamina untuk memberi laporan secara komprehensif terkait peristiwa tersebut. "Akan kita panggil seluruh pemangku kepentingan yang berkaitan dengan kilang ini, yang sudah tentu adalah Pertamina, untuk bertanggung jawab melebihi yang lain," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, kebakaran di Depo Pertamina Plumpang, Jakarta Utara terjadi pada Jumat (3/3) malam. Kebakaran diduga akibat kebocoran pipa. Berdasarkan data sementara yang diterima BPBD DKI, tercatat 17 korban tewas, 49 orang luka berat dan dua orang luka sedang. Para korban dilarikan ke sejumlah rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis, di antaranya RSUD Koja, RS Tugu, RS Mulyasari, RS Pelabuhan dan RS Firdaus.

Tags : DPR RI , Pertamina , Plumpang , ESDM , Kilang Minyak