LPBI NU Gelar Pelatihan Manajemen Bank Sampah Berbasis Lingkungan

| Kamis, 30/08/2018 07:25 WIB
LPBI NU Gelar Pelatihan Manajemen Bank Sampah Berbasis Lingkungan Ketua LPBI NU, M Ali Yusuf (dok LPBI NU)

JAKARTA, RADARBANGSA.COM - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bekerjasama dengan Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) melalui Bank Sampah Nusantara menggelar Pelatihan Training Of Trainer bertema Manajemen Bank Sampah Berbasis Lingkungan di Hotel Park Cawang Jakarta Timur.

Ketua LPBI NU M Ali Yusuf mengatakan TOT ini digelar selama dua hari ini dihadiri oleh perwakilan BSN LPBI NU dari berbagai daerah, diantaranya, Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Bali, Lampung, dan Kalimantan.

“Alangkah ruginya jauh-jauh datang kesini jika tidak belajar dengan baik, karena ini sangat bermanfaat, untuk pengelolaan sampah dikomunitas masing-masing”, kata Ali dalam rilis yang diterima redaksi radarbangsa, Rabu 29 Agustus 2018.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pengelolaan Limbah , Sampah, dan Bahan Beracun Berbahaya (PSLB3) KLHK Rosa Vivien Ratnawati mengatakan berdasarkan perhitungan dari Ditjen Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 KLHK, total jumlah sampah Indonesia di 2019 akan mencapai 68 juta ton, dan sampah plastik diperkirakan akan mencapai 9,52 juta ton atau 14 persen dari total sampah yang ada.

Untuk itu, maka perlu dilakukan pengelolaan sampah dari sumbernya yaitu rumah tangga secara komprehensif dan terpadu dengan menerapkan prinsip pengurangan dan penanganan yang melibatkan partisipasi masyarakat.

Pengelolaan sampah di sumbernya juga untuk mendukung pengelolaan sampah selanjutnya karena pada akhimya akan dapat mengurangi timbulan sampah yang dibuang ke TPA.

Menurut Rosa, jika menggunakan asumsi sampah yang dihasilkan setiap orang/hari sebanyak 0,7 kg maka jumlah timbulan sampah rata-rata harian di kota-kota metropolitan (jumlah penduduk >1 juta jiwa) dan kota besar (jumlah penduduk 500 ribu-1juta jiwa) masing-masing adalah 1.300 ton dan 480 ton.

"Sampah plastik itu memang semakin lama semakin bertambah, kalau dari total jumlah timbulan sampah yang dihasilkan itu, 15 persennya adalah sampah plastik. Nah saat ini KLHK sedang menyusun dua rancangan Permen (Peraturan Menteri) terkait hal itu," kata Rosa.

Tags : LPBI , NU , KLHK , Bank Sampah