Garda Bangsa Wacanakan Hanif Dhakiri Maju di Pilwali Surabaya

| Senin, 04/11/2019 14:22 WIB
Garda Bangsa Wacanakan Hanif Dhakiri Maju di Pilwali Surabaya Menteri Hanif Dhakiri (foto: kemnakerRI)

SURABAYA, RADARBANGSA.COM - Dewan Koordinasi Cabang (DKC) Garda Bangsa Kota Surabaya mewacanakan mantan menteri Ketenakerjaan Moh. Hanif Dhakiri untuk maju sebagai calon wali Kota Surabaya.

Garda Bangsa merupakan salah satu badan otonom Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menilai Hanif Dhakiri punya pengalaman untuk memajukan Kota Surabaya.

"Hanif Dhakiri adalah kader terbaik PKB, ia pantas mempimpin Kota Surabaya mendatang," ungkap Mahfudz, Ketua DKC Garda Bangsa Kota Surabaya, Senin, 23 Oktober 2019.

Berlatar belakang alumni Pondok Pesantren Al-Muayyad Solo, Hanif Dhakiri dinilai akan banjir dukungan, terutama dari kaum milinial.

“Saya yakin dukungan milenial ke Hanif akan masif,” uangkap Mahfudz.

Perlu diketahui, saat ini, Hanif Dhakiri selain tokoh muda yang menjabat wakil ketua DPP PKB. Sejak berstatus mahasiswa, ia juga aktif diberbagai organisasi, salah satunya aktif di Pergerakan Mahasiswa Isalam Indonesia (PMII). Hingga takdir hidupnya membawa masuk ke kancah politik. Hanif tercatat pernah menjadi anggota DPR dan menjabat sebagai sekjen PKB sebelum akhirnya ditunjuk menjadi menteri ketenagakerjaan pada 2014.

Menjelang akhir jabatannya, Hanif Dhakiri diamanahi tugas baru sebagai pelaksana tugas (Plt) menteri pemuda dan olahraga (menpora) menggantikan Imam Nahrawi.

Selama menjabat sebagai Menteri Ketenagakerjaan RI, Hanif Dhakiri telah mencabut izin lebih dari 100 Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI). Ia juga menggagas program baru bernama Desmigratif (Desa Migran Produktif) sebagai bentuk perlindungan bagi para pekerja migran yang dimulai dari desa-desa. Program ini dilakukan di desa-desa yang merupakan kantong pekerja migran.

Desmigratif adalah fasilitasi dari pemerintah bagi pekerja migran dan keluarganya. Saat ini program tersebut sudah tersebar di 402 desa di Indonesia

Tags : hanif dhakiri , Pilwali Surabaya , PKB