Refleksi Imlek, PKB: Kita Mengenang Jasa Gus Dur Hapus Diskriminasi

| Rabu, 22/01/2020 22:56 WIB
Refleksi Imlek, PKB: Kita Mengenang Jasa Gus Dur Hapus Diskriminasi PKB menggelar perayaan refleksi Imlek di Jakarta (foto: dok PKB)

JAKARTA, RADARBANGSA.COM - DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menggelar Refleksi Tahun Baru Imlek 2571/2020 di Season City, Jakarta Barat, Rabu, 22 Januari 2020.

Dalam pantauan radarbangsacom, acara tersebut dihadiri oleh para petinggi PKB seperti Wakil Ketua Umum DPP PKB Jazilul Fawaid dan Ida Fauziyah, serta Sekjend DPP PKB Hasanuddin Wahid.

Hadir pula sejumlah anggota DPR RI dari Fraksi PKB. Seperti Neng Eem Marhamah, Annisa Syakur, Lathifah Shohib, Ella Siti Nuryamah, Daniel Johan dan Ratna Juwita.

Selain itu hadir juga Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid dan Sekjend DPP PKPI Verry Surya Hendrawan serta sejumlah tokoh Tionghoa di Jakarta.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua Umum DPP PKB Ida Fauziyah mengatakan, PKB menggelar refleksi Imlek ini untuk mengenang Almaghfurlah KH Abdurahman Wahid atau Gus Dur terutama saat mencabut Intruksi Presiden (Inpres) soal larangan perayaan Imlek secara terbuka.

"Refleksi Imlek yang diselenggarakan PKB ini untuk mengenang Gus Dur (KH Abdurrahman Wahid). Beliau (Gus Dur) sebagai Presiden pada waktu itu mencabut Inpres yang melarang perayaan Imlek secara terbuka,” kata Ida Fauziyah.

Menurut Ida yang juga Menteri Ketenagakerjaan itu, pencabutan Inpres tersebut maknanya sangat luar biasa bahwa setiap warga negara mempunyai hak yang sama di negara ini.

"(Pencabutan Inpres) itu maknanya luar biasa. Bahwa Setiap warga negara memiliki hak yang sama tanpa ada diskriminasi, termasuk warga negara Tionghoa. Saya kira ini perayaan yang terus akan dilakukan oleh PKB,” ungkapnya.

Tags : Refleksi Imlek , PKB , Gus Dur , Ida Fauziyah