Kemendag Akselerasi Transformasi Perdagangan

| Kamis, 17/03/2022 19:45 WIB
Kemendag Akselerasi Transformasi Perdagangan Gedung Kemendag (foto: kemendag)

RADARBANGSA.COM - Kementerian Perdagangan (Kemendag) berkomitmen untuk terus mengakselerasi transformasi di bidang perdagangan untuk mendukung proses pemulihan ekonomi pasca pandemi Covid-19.

“Saat ini, Indonesia sedang bertransformasi dari negara eksportir barang mentah dan setengah jadi menjadi negara eksportir barang manufaktur dan industri berteknologi tinggi. Hal itu dapat ditunjukkan oleh capaian ekspor Indonesia pada 2021, yang empat dari lima produk utama ekspor Indonesia adalah produk manufaktur seperti CPO dan turunannya, besi baja, produk elektrik dan elektronika, serta kendaraan bermotor dan suku cadangnya,” ujar Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Perdagangan (BPPP) Kementerian Perdagangan (Kemendag), Kasan dalam rilisnya, Kamis 17 Maret 2022.

Kasan menjelaskan, ekspor Indonesia pada 2021 didominasi ekspor produk manufaktur dengan porsi sebesar 47,83 persen dari total ekspor Indonesia. Sementara, ekspor komoditas primer sebesar 46,87 persen dan migas sebesar 5,30 persen.

“Kinerja perdagangan luar negeri menunjukkan capaian yang luar biasa. Hal ini ditandai dengan neraca perdagangan Indonesia yang terus melanjutkan tren surplus sejak Mei 2020. Pada 2020, Indonesia surplus USD 21,7 miliar. Surplus ini bertambah pada 2021 menjadi sebesar USD 35,34 miliar atau menjadi yang tertinggi dalam sepuluh tahun terakhir. Pada Januari-Februari 2022 Indonesia juga tercatat mengalami surplus sebesar USD 4,79 miliar,” jelas Kasan.

Sedangkan dari sisi perdagangan dalam negeri, Kasan mengungkapkan, laju inflasi pangan sepanjang 2021 tercatat sebesar 3,20 persen. Angka tersebut merupakan angka terendah sejak empat tahun terakhir. Hal ini menunjukkan stabilisasi harga bahan pangan sepanjang 2021 terjaga dengan baik.

 

Tags : Kemendag , Perdagngan

Berita Terkait