Neng Eem: Mudik Tahun Ini Pertaruhan Joko Widodo

| Sabtu, 02/06/2018 22:48 WIB
Neng Eem: Mudik Tahun Ini Pertaruhan Joko Widodo Anggota FPKB DPR RI, Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz (Foto: fraksipkbcom)

JAKARTA, RADARBANGSA.COM - Pemerintahan Presiden Joko Widodo harus memastikan bahwa perjalanan para pemudik tahun ini bisa terlaksana dengan lancar dan selamat. Hal ini menjadi sangat penting karena perjalanan para pemudik tahun ini bertepatan dengan tahun politik menjelang pilpres dan pileg 2019.

Hal itu disampaikan Anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz saat menjadi narasumber dalam acara Talkshow Polemik bertema Siap-siap Mudik Asyik yang diselenggarakan oleh Radio Trijaya FM di Jakarta, Sabtu 2 Juni 2018.

“Perjalanan para pemudik di tahun politik harus dipastikan mengasyikan untuk memberikan kesan yang baik pada seluruh masyarakat Indonesia. Kesan ini tentunya akan berbekas hingga saat pilpres dan pileg 2019 nanti,” ungkap Neng Eem.

Menurut Neng Eem, Pemerintah harus menggenjot sejumlah proyek penunjang mudik jelang Idul Fitri 1439 H. Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) harus bisa memastikan  bahwa pengerjaan beberapa ruas tol di Jawa dan luar Jawa selesai tepat waktu agar bisa digunakan saat warga pulang kampung.

“Mudik kali ini menjadi taruhan bagi Presiden Joko Widodo yang dipastikan akan kembali maju di Pilpres 2019. Ini mudik di tahun politik. Pemerintah harus bisa memastikan bahwa instansi-instansi terkait sukses melaksanakan mudik sehingga berjalan lancar dan selamat,” tegas politisi PKB yang juga menjabat Sekretaris MPR RI ini.

Neng Eem menambahkan, mudik tahun ini adalah mudik terakhir di era Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla, karena pada 2019 nanti Pemilihan Presiden (Pilpres) akan digelar pada akhir April, sebelum datanganya bulan Ramadan 2019.

“Mudik 2018 ini harus sukses, karena kalau tidak lancar, maka akan digunakan sebagai kampanye negatif bagi Jokowi oleh pesaing-pesaiangnya di Pilpres 2019,” tambah Neng Eem yang juga akan kembali mencalonkan diri pada Pemilihan Legislatif (Pileg) dari Daerah Pemilihan Jawa Barat III yang meliputi Kabupaten Cianjur dan Kota Bogor.

Neng Eem mencatat sejumlah upaya yang telah disampaikan Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan, selaku komandan Mudik 2018, dan Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, yang keduanya merupakan mitra Komisi V DPR RI yang membidangi Perhubungan dan Infrastruktur.

Ia mengapresiasi persiapan kedua kementerian ini dalam menghadapi mudik tahun 2018, diantaranya dengan beroperasinya jalur tol Jakarta-Surabaya sepanjang 759 km, meskipun 235 km diantaranya masih berupa ruas jalan yang fungsional.

“Untuk jalur tol yang sifatnya masih fungsional, Pemerintah diharapkan bisa memberikan layanan keamanan dan kenyamanan yang baik, meskipun tidak bisa optimal karena kondisi ruas tolnya yang masih fungsional. Akan tetapi, aspek-aspek keamanan seperti penerangan jalan dan rambu-rambu lalu lintas harus dipastikan sudah terpasang dan beroperasi dengan baik,” papar Neng Eem.

Neng Eem juga mendorong Pemerintah untuk memberikan berbagai insentif agar para pemudik tidak terfokus pada angkutan darat, tapi juga diharapkan bisa memanfaatkan jalur laut dan udara.

Selain masalah kelancaran dan upaya mencegah kemacetan, Pemerintah juga harus memperhatikan aspek keamanan para pemudik. Berbagai upaya yang telah dan akan dilakukan pemerintah diharapkan akan mampu menekan angka kecelakaan dan korban jiwa maupun luka bagi para pemudik. (Rilis)

Tags : Neng Eem , PKB , Jokowi , Mudik