Sekjen PBNU: Islam Mengajarkan Berdakwah dengan Ramah dan Toleran

| Senin, 10/09/2018 23:30 WIB
Sekjen PBNU: Islam Mengajarkan Berdakwah dengan Ramah dan Toleran Helmy Faishal Zaini (Sekjen PBNU).

JAKARTA, RADARBANGSA.COM - Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Helmy Faisal Zaini mengingatkan umat Islam khususnya para da`i agar selalu berdakwah dengan cara yang ramah dan toleran seperti yang diajarkan Islam. Dia menyebut NU selama ini konsisten untuk menyebarkan dakwah Islam dengan ramah dan menyejukkan.

"NU selalu berdakwah dengan sesuatu yang diajarkan Islam, yaitu ramah dan menyejukkan," kata Helmy dalam acara diskusi di Gedung PBNU, Senin, 10 September 2018.

Dalam Diskusi yang diadakan PBNU menyambut Tahun Baru Islam 1440 H tersebut, pria asal Cirebon Jawa Barat itu mengingatkan bahwa dakwah yang ramah juga untuk memperkuat persatuan umat beragama.

Selain itu, dakwah yang ramah juga untuk meng-counter gerakan transnasional yang disebut berpotensi memecah belah umat Islam di Indonesia. Karena, sambungnya, gerakan tersebut mengancam berbagai amalan muslim Indonesia yang telah berlangsung sejak lama.

"Kita harus menghadapi tantangan gerakan transnasional dan radikalisme agama dengan selalu berdakwah dengan ramah," tuturnya.

Menurut Helmy, cara dakwah yang ramah dan toleran yang telah berlangsung sejak lama itu, menyebabkan banyak penduduk di Indonesia memeluk agama Islam. Bahkan, jumlah muslim di Indonesia yang banyak ini membuatnya jadi negara dengan penganut Islam terbesar di dunia.

"Itulah sebabnya Islam di Indonesia menjadi agama dengan penduduk mayoritas, bahkan satu-satunya negara yang mayoritas berpenduduk Islam," ucapnya.

Tags : Islam , Ramah , Toleran , PBNU