Berkunjung ke PKB, 30 Ulama Sumut Doakan Cak Imin Dampingi Jokowi

| Selasa, 06/03/2018 18:11 WIB
Berkunjung ke PKB, 30 Ulama Sumut Doakan Cak Imin Dampingi Jokowi Cak Imin menerima kunjungan lebih dari 30 alim ulama dari Sumatera Utara (foto: Radarbangsa)

JAKARTA, RADARBANGSA.COM - Tak kurang dari 30 alim ulama dari Sumatera Utara sore ini, Selasa 6 Maret 2018, mengunjungi kantor DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jl Raden Saleh No 9 Cikini, Jakarta Pusat.

Kehadiran mereka secara langsung disambut Ketua Umum PKB, A Muhaimin Iskandar atau Cak Imin, Wasekjen PKB Hasanudin Wahid, Pimpinan Fraksi PKB DPR RI Cucun A Sjamsurijal, serta Anggota FPKB Marwan Dasopang.

Salah satu tokoh ulama asal Padang Sidempuan, KH Zulfan Hasibuan berujar, kunjungannya ke kantor PKB itu dilakukannya bersama alim ulama lainnya secara spontan.

“Kami kesini sebenarnya menghadiri undangan Presiden, tetapi kami ingat bahwa kami memiliki saudara disini, sehingga kami menunda untuk lekas kembali ke Sumut,” kata Zulfan.

Lebih lanjut Zulfan mengutarakan berbagai polemik keumatan yang terjadi di Ibu Kota juga berimbas panjang ke daerah. Tak heran jika Zulfan mengaku kerap dihantui rasa pesimis akan masa depan bangsa jika polemik tersebut berkelanjutan.

“Maka kami berharap selanjutnya pendamping Presiden Jokowi ini adalah orang yang benar-benar paham soal agama, peduli pesantren dan cinta kepada ulama. Dan kami menilai Pak Muhaimin ini sosok yang pas mendampingi Jokowi nanti,” tegas Zulfan.

Zulfan menuturkan, harapan tersebut merupakan suara hati alim ulama di Sumut demi masa depan NU, pesantren dan madrasah agar lebih diperhatikan dengan baik oleh pemerintah.

Lebih dari itu, Zulfan mengaku telah menyampaikan harapan itu secara langsung kepada Presiden Jokowi. “Ketika pertemuan tadi, ada permohonan kami kepada pak Jokowi, kami sampaikan bahwa besar harapan kami pendamping beliau itu orang dari pesantren,” terangnya.

Mendengar pernyataan tersebut, Cak Imin mengucapkan terimakasih sembari berharap dukungan dan doa para alim ulama itu dikabulkan oleh Allah SWT.

“Terimakasih atas doa dan dukungannya. Bagi saya, perjuangan ini adalah kewajiban kifayah yang juga harus saya perjuangkan. Semoga Allah meridhoi,” kata Cak Imin.

Cak Imin juga berpesan kepada mereka untuk tak mudah buruk sangka kepada siapapun. “Mohon disampaikan kepada umat bahwa kita harus saling husnuzon diantara umat kalau ingin menang, tapi jika suuzon saya yakin tidak akan menang,” pungkas Cak Imin.

Tags : Islam , Cak Imin , Ulama , Sumut