Wapres Minta NU dan Muhammadiyah Bantu Dinginkan Suasana Usai Pemilu

| Senin, 22/04/2019 23:38 WIB
Wapres Minta NU dan Muhammadiyah Bantu Dinginkan Suasana Usai Pemilu Wapres Jusuf Kalla (foto:infonawacita)

JAKARTA, RADARBANGSA.COM - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menggelar silaturahmi dengan sejumlah tokoh Islam di kediamannya. Pertemuan tersebut membahas penyelesaian permasalahan usai digelarnya Pemilu serentak.

JK mengatakan bahwa dugaan adanya pelanggaran, kecurangan dalam pelaksanaan Pemilu bisa diselesaikan sesuai aturan hukum yang berlaku melalui Bawaslu dan Mahkamah Konstitusi (MK). Dirinya berharap kehadiran para tokoh Islam bisa membantu mendinginkan suasana agar masyarakat bisa tenang.

"Kita mengadakan pertemuan yang cukup panjang dengan para pimpinan organisasi Islam dan tokoh-tokoh masyarakat, membicarakan bagaimana Pemilu ini harus diselesaikan dengan baik dan jujur dan juga agar masyarakat tenang kembali," kata JK di rumah dinasnya, Jakarta, Senin, 22 April 2019.

Untuk itu, JK dan sejumlah perwakilan organisasi Islam sepakat untuk tetap menjaga Islam di Indonesia tetap moderat dan ada di jalan tengah (wasathiyah). Selain itu, ia juga berharap tidak ada perselisihan di kalangan masyarakat hingga penetapan penghitungan hasil Pemilu Mei mendatang.

"Itu inti dari pembicaraan kita. Semoga masyarakat tertib dan menunggu dengan sabar tanggal 22 (Mei) tanpa berbuat kekerasan ataupun perselisihan," ujarnya.

Diketahui, pertemuan yang digelar tertutup tersebut dihadiri oleh Ketum Umum PBNU KH Said Aqil Siradj, Sekjen PBNU Helmy Faishal, Wakil Ketua DMI Syafruddin, hingga Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar. Selain itu juga hadir mantan Ketua MK Hamdan Zoelva, Mahfud MD, Pengasuh Ponpes Tebuireng Salahuddin Wahid, Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir hingga Jimly Asshiddiqie. 

Tags : Jusuf Kalla , PBNU , Muhammadiyah , Pemilu 2019