Menteri Eko Sandjojo: Desa-desa di Indonesia Butuh 5 Juta MCK Komunal

| Sabtu, 24/08/2019 18:23 WIB
Menteri Eko Sandjojo: Desa-desa di Indonesia Butuh 5 Juta MCK Komunal Menteri Eko Sandjojo saat menghadiri Rapat Konsultasi Regional 2019 di Bali (foto: kemendesagoid)

DENPASAR, RADARBANGSA.COM - Menteri Desa Pembanguna Daerah Tertinggal dan Transmigras (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo mengatakan, Desa-desa di Indonesia setidaknya masih membutuhkan sebanyak 5 juta sarana Mandi Cuci Kakus (MCK) komunal. 

"Dana desa dalam empat tahun berjalan telah membangun 240.587 MCK. Tapi ini tidak ada artinya kalau dibandingkan dengan kebutuhan MCK komunal perdesaan yang mencapai 5 juta unit," ujar dikuitp dari laman kemendesa, Sabtu 24 Agustus 2019.

Dana desa, lanjut Eko, tidak mungkin digunakan untuk memenuhi kebutuhan 5 juta MCK tersebut. Menurutnya, butuh strategi lain agar kebutuhan MCK di desa segera terpenuhi, yakni dengan mendorong peningkatan ekonomi masyarakat agar mampu membangun MCK secara mandiri.

"Lima tahun ke depan dana desa akan kita fokuskan untuk pemberdayaan masyarakat dan pengembangan ekonomi desa. Kalau ekonomi di desa sudah baik, masyarakat akan mampu membangun MCK secara mandiri," terangnya.

Menurut Eko, pengembangan ekonomi desa secara mikro dilakukan melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), sedangkan untuk skala lebih besar akan dilakukan melalui program Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades). Menurutnya, tak sedikit jumlah BUMDes dan Prukades yang telah berhasil dikembangkan.

"Sudah banyak BUMdes yang penghasilannya lebih besar dari dana desa yang didapat," ujarnya.

Tags : Dana Desa , Mendes PDTT Eko Sandjojo , SDM ,