Top! PKB TTS Salurkan Bantuan Pompa Air dengan Penggerak Sepeda Motor

| Kamis, 14/09/2017 17:51 WIB
TTS, RADARBANGSA.COM - Air merupakan kebutuhan utama dalam kehidupan manusia. Namun, apa jadinya jika air tidak bisa didapatkan dengan mudah setiap hari? Demikianlah keluhan mayoritas masyarakat Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur yang tinggal di dataran tinggi. Keluhan tersebut selanjutnya memantik simpati kader Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Timor Tengah Selatan. Ketua DPC PKB Kabupaten Timor Tengah Selatan, Egy Usfunan mengatakan, ia dan sejumlah kader yang duduk di kursi DPRD berupaya mengentaskan persoalan yang melilit masyarakat tersebut. “Kami berinisiatif membeli mesin air sederhana untuk mengeluarkan air dengan penggerak sepeda motor. Kami sangat prihatin melihat realitas masyarakat yang selalu mengeluh kesulitan air bersih,” kata Egy saat berbincang dengan radarbangsa.com, Kamis 14 September 2017. Menurut Egy, misi utama bantuan tersebut adalah murni berangkat dari keprihatinan kader PKB atas kondisi masyarakat Timor Tengah Selatan yang kesulitan mendapat air bersih. Dengan bantuan alat itu, ia berharap masyarakat dapat dengan mudah mendapat air bersih sebagai konsumsi dasar mereka setiap hari. “Alat yang kita beli terus sambungannya pada sepeda motor, itu alatnya kita pesan secara online lalu kita beli selang hisap dan selang pembuangan. Produksinya per detik 6 liter,” terang Egy. [caption id="attachment_9723" align="alignnone" width="1280"] Wujud alat pompa air sederhana yang digerakkan dengan sepeda motor. Alat ini mampu menyuplai air sebanyak enam liter per detik dan diharapkan mampu menjadi solusi kelangkaan air bersih di Timor Tengah Selatan (Ist)[/caption] Sedikitnya sudah 100 Kepala Keluarga yang terbantu dengan alat pompa air sederhana tersebut. Dikatakan Egy, empat Anggota FPKB yang duduk di kursi DPRD Timor Tengah Selatan juga turut membeli alat tersebut dan disebar ke sejumlah desa. Egy menuturkan, sudah ada enam desa dan kelurahan yang secara langsung ia suplai bantuan. Yaitu Desa Hane, Desa Nusa, Desa Getaf, Desa Naokay, Desa Oehela, dan Kelurahan Cendana. Sementara satu kelurahan masih persiapan untuk dibantu, yaitu Kelurahan Oykesan. Sedangkan Anggota FPKB DPRD Timor Tengah Selatan lainnya pun juga menyalurkan bantuan ke sejumlah desa atau kelompok masyarakat. Sasaran utama mereka adalah masyarakat yang berada di dataran tinggi dan kesulitas mendapatkan air bersih. “Itu (pompa air sederhana) untuk menyuplai satu kampung yang pemukimannya jauh dari sumber air, satu alat bisa menyuplai air untuk 40 KK, bahkan ada yang bisa cukup satu desa,” tegas Egy. Manajemen penyaluran bantuan, kata Egy, dinaungi oleh sebuah koperasi yang ia bentuk bersama kader PKB Timor Tengah Selatan lainnya, yaitu Koperasi Serba Usaha Kebangkitan Bangsa. Menurut Egy, program yang dimulai sejak tahun 2016 tersebut terbukti nyata manfaatnya dirasakan masyarakat. [caption id="attachment_9720" align="alignnone" width="1280"] Sejumlah anak-anak di Timor Tengah Selatan nampak senang sembari bermain air yang disalurkan melalui alat pompa air sederhana dengan penggerak motor (Ist)[/caption] “Informasinya itu (pompa air) mulanya kita lihat di internet, apa teknologi termurah yang bisa kita bantu untuk masyarakat. Karena rata-rata setiap reses masalah air yang dominan, maka kami sepakat membeli alat ini di toko online,” imbuh Egy. Egy menambahkan, inspirasi penggunaan alat pompa air sederhana tersebut dipelajari dari seorang petani asal Filiphina yang banyak beredar di media sosial. Ia lalu mengajak Anggota FPKB DPRD Timor Tengah Selatan untuk sama-sama mempelajarinya sebelum akhirnya menyalurkan bantuan itu kepada masyarakat. “Sebelumnya saya lihat cara kerjanya dipake petani Filiphina, sangat praktis dan murah lalu kita beli. Tapi perawatannya kita pasrahkan ke masyarakat, yang penting mereka kita ajari cara pasangnya dan operasionalnya,” lanjut Egy. [caption id="attachment_9719" align="alignnone" width="1280"] Uji coba alat pompa air dengan penggerak sepeda motor di Kelurahan Kobekamusa Kecamatan Kota Soe Kabupaten Timor Tengah Selatan (Ist)[/caption] Harga alat pompa air sederhana dengan motor tersebut pun terbilang murah. Menurut Egy, per unit rata-rata harganya Rp 780 ribu untuk alat berkualitas sedang. Sedangkan yang berkulitas baik harganya Rp 850 ribu. “Jadi total bantuan yang kita salurkan kepada masyarakat pertitik sekitar Rp 2 juta. Itu untuk beli alat pompanya, pipa untuk sedot dan pipa pembuangan,” kata Egy yang juga Anggota FPKB DPRD Timor Tengah Selatan ini. Selain itu, diterangkan Egy, DPC PKB Timor Tengah Selatan juga menyalurkan bantuan sosial berupa alat bantu untuk memanjat pinang dan kelapa untuk masyarakat. Menurutnya, bantuan tersebut diberikan lantaran masyarakat kerap terjatuh saat memanjat pohon pinang dan pohon kelapa di daerah itu. “Kami juga bantu alat panjat pinang dan panjat kelapa, itu kami lakukan karena melihat banyak warga sini yang meninggal terjatuh saat memanjat. Jadi tiap kali kami ke Desa kami sumbangkan alat bantu itu,” pungkas Egy. AZ
Tags :