MUI Ajak Umat Aksi Damai Tolak Keputusan Trump Terkait Yerusalem

| Selasa, 12/12/2017 22:31 WIB
MUI Ajak Umat Aksi Damai Tolak Keputusan Trump Terkait Yerusalem KH Maruf Amin (Ketua Uum MUI Pusat).

JAKARTA, RADARBANGSA.COM - Majelis Ulama Indonesia mengajak umat Islam dan umat agama lain untuk melakukan demonstrasi atau aksi damai secara besar-besaran terhadap keputusan Donald Trump yang menjadikan Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel. Hal itu disampaikan Ketua MUI KH Ma`ruf Amin saat Konferensi Pers di Gedung MUI, Jakarta Pusat, Selasa, 12 Desember 2017.

Sebagaimana dilansir dari laman nu.or.id, demonstrasi akan dilakukan pada Minggu (17/12) di Monumen Nasional (Monas) dengan melibatkan berbagai organisasi sosial keagamaan Islam, majelis taklim, majelis dzikir, dan tokoh-tokoh dari agama lain. Selain itu, MUI juga akan mengundang perwakilan Duta Besar (Dubes) dari negara-negara luar.

"Dan kita menganggap ini bukan semata-mata soal agama tapi soal politik, soal zionis, soal penjajahan. Karena Yerusalem itu sebenarnya tempat ibadah orang Islam, orang Kristen, orang Yahudi. Dan mereka selama ini melaksanakan ibadah tidak terjadi apa-apa," terang Kiai Ma`ruf.

Menurut Kiai Ma`ruf, demonstrasi ini akan menyampaikan beberapa hal, terutama upaya mendapatkan dukungan seluruh dunia terhadap keabsahan negara Palestina. Selain itu, demonstrasi ini juga sebagai langkah menolak klaim sepihak Donald Trump yang menjadikan Yerusalem itu sebagai ibukota Israel.

Mengingat sikap klaim Donald Trump yang membuat berang umat Islam dan juga umat agama lain, Kiai Makruf pun akan mengusulkan kepada bangsa-bangsa di dunia untuk melakukan berbagai langkah, baik melakukan pemboikotan atau langkah lain yang berupa sanksi jika Donald Trump tidak mau menarik keputusannya.

"(Ini) sebagai rasa solidaritas dan keutuhan bangsa Indonesia, umat Islam dan juga agama-agama lain," pungkasnya.

Tags : MUI , Aksi Damai , Yerusalem , Donald Trump